apa bila mendengar bangga indonesia, yang terlintas dalam benak saya yaitu tentang batik. Batik merupakan kain atau bahan yang dibuat menggunakan teknik pewarnaan kain dengan menggunakan malam. Pakain batik biasanya digunakan oleh raja dan keluarga-keluarga keraton pada zaman majapahit. Batik yang biasanya di gunakan  ialah batik tulis yang dipakai sampai awal abad ke-XX dan setelah itu ditemukan batik cap setelah perang dunia kesatu habis atau sekitar tahun 1920.  Batik  merupakan warisan dari nenek moyang yang diturunkan secara turun temurun sampai sekarang, sehingga pada tanggal 2 Oktober 2009 disahkan oleh “United Nation Educational Scientific and Cultural Organization” (UNESCO) organisasi yang menangani pendidikan, ilmu pengetahuan dan kebudayaan Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB) sebagai kebudayaan asli indonesia. Oleh karena itu harus bangga indonesia dan menjaga kelestariannya sebagai kepribadian dan kebudayaan indonesia.

Sebenarnya batik bukan hanya ada di indonesia tetapi ada juga di China, Malaysia dan Timur Tengah. Namun Batik indonesia berbeda dengan batik Malaysia dan China atau dari negara lain, karena batik indonesia merupakan batik tulis yang memiliki ciri khas dan sulit untuk di tiru. Ssedangkan batik Malaysia dan China bukan batik sebenarnya alias printing (kain bermotif batik produksi pabrik). Di indonesia banyak sekali jenis-jenis batik-batik yang sudah di jual dan beredar di pasaran, untuk  Jenis-jenis batik yang beredar di pasaran antara lain : batik tulis, batik cap dan printing. Batik juga bukan hanya di gunakan sebagai pakaian saja tetapi perlengkapan rumah tangga juga mengusung tema batik misalnya sandal kamar, tempat tisu, bed cover, set seprai + sarung bantal, sarung cushion, taplak meja, alas piring dan lain-lain. Sebenarnya penggunaan pakaian batik bukan hanya sebagai menjaga warisan dan kepribadian bangsa tetapi juga untuk meningkatkan devisa bagi negara dan meningkatkan pendapat para pengerajin batik, serta sebagai lapangan pekerjaan.  sebab batik di perkirakan nilai produksi batik per tahun mencapai puluhan miliar rupiah dan pasarnya terus berkembang di dalam negeri dan maupun ekspor. Saat ini di indonesia ada 191 sentra IKM dan Sementara di sektor batik dan bordir ada 5.926 unit. Secara total, penyerapan tenaga kerja di keduanya sekitar 21.000 pekerja.

Penggunaan batik sendiri bukan hanya sebagai busana nasional tetapi juga dapat di jadikan sebagai busana sehari-hari bahkan menjadi trend untuk kalangan mahasiswa. Di UNPAD (Universitas Padjadjaran) Bandung sendiri, batik sering dipakai setiap hari jumat oleh mahasiswa kebanyakan walaupun ada juga orang yang menggunakannya selain hari jumat untuk di gunakan pergi kuliah ke kampus. Menggunakan pakaian batik ini bukan menjadi ketentuan atau sebuah peraturan dari pihak universitas, tetapi keinginan mahasiswa sendiri yang ingin menggunakan batik karena mereka bangga terhadap batik setelah di sahkan menjadi warisan kebudayaan dunia oleh UNESCO dan kewajiban kita sebagai bangsa indonesia untuk menjaga dan melestarikan budaya batik. Jadi mulai sekarang batik sudah mulai di pakai oleh mahasiswa dan Batik-batik yang berada di pasaran saat ini mulai dari motif dan warna bahkan modelnya sendiri di sesuaikan dengan selera anak muda dan mahasiswa.

Biasanya di kalangan mahasiswa batik sendiri di jadikan sebagai seragam pakaian atau kaos panitia yang digunakan ketika ada suatu kegiatan atau hanya pakaian untuk ke kampus saja. Selain di gunakan sebagai fashion oleh mahasiswa, juga di jadikan sebagai seragam ketika ada suatu acara atau kegiatan yang formal seperti acara School Of Leader BEM KEMA UNPAD, dimana acara ini merupakan pelatihan bagi para calon-calon pemimpin di UNPAD dan semua orang yang mengikuti kegiatan ini adalah orang-orang pilihan yang sudah lulus seleksi dengan ketat sekali. Jadi intinya batik bukan lagi pakain resmi untuk raja-raja atau untuk ke undangan pernikahan, tetapi juga sebagai pakaian mahasiswa ke kampus  baik itu untuk kegiatan mahasiswa yang formal maupun informal.

artikel ini dibuat untuk Kompetisi Website Kompas MuDA – KFC

foto-foto mahasiswa menggunakan batik

referensi :

http://id.wikipedia.org/wiki/batik

http://m.kompas.com/xl/read/data/2009.10.01.02480581

http://aurino.com/wordpress/?p=180

http://www.ahmadheryawan.com/opini-media/budaya-pariwisata/7436-seni-batik-kini-diakui-dunia.pdf

http://www.republika.co.id/node/79114