<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Health For All&#187; Anatomi dan Patofisiologi</title>
	<atom:link href="http://cupu.web.id/category/kuliah/anatomi-dan-patofisiologi/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://cupu.web.id</link>
	<description></description>
	<lastBuildDate>Sat, 13 Mar 2010 10:35:16 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=2.9.2</generator>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
			<item>
		<title>Membebaskan Sumbatan Jalan Nafas Oleh Benda Asing dengan Manuver Helimlich</title>
		<link>http://cupu.web.id/membebaskan-sumbatan-jalan-nafas-oleh-benda-asing-dengan-manuver-helimlich/</link>
		<comments>http://cupu.web.id/membebaskan-sumbatan-jalan-nafas-oleh-benda-asing-dengan-manuver-helimlich/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 15 Feb 2010 15:46:37 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Anatomi dan Patofisiologi]]></category>
		<category><![CDATA[Kuliah]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://cupu.web.id/?p=1022</guid>
		<description><![CDATA[Untuk mengatasi obstruksi jalan nafas oleh benda asing dapat dilakukan maneuver Heimlich (hentakan subdiafragma abdomen) suatu hentakan yang menyebabkan peningkatan tekanan diafagma sehingga udara yang ada di paru-paru untuk keluar dengan cepat sehingga di haraplan mendorong atai mengeluarkan benda asing yang menyumbat jalan nafas.
Setiap hentakan harus di berikan dengan tujuan untuk menghilangkan obstruksi, mungkin dibutuhkan [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Untuk mengatasi obstruksi jalan nafas oleh benda asing dapat dilakukan <strong>maneuver Heimlich</strong> (hentakan subdiafragma abdomen) suatu hentakan yang menyebabkan peningkatan tekanan diafagma sehingga udara yang ada di paru-paru untuk keluar dengan cepat sehingga di haraplan mendorong atai mengeluarkan benda asing yang menyumbat jalan nafas.</p>
<p>Setiap hentakan harus di berikan dengan tujuan untuk menghilangkan obstruksi, mungkin dibutuhkan pegulangan hentakan 6-10 kali untuk membersihkan jalan nafas. Pertimbangan penting dalan melakukan maneuver Heimlich adalah kemungkinan kerusakan pada organ-organ besar. Maneuver Heimlich pada korban sadar dengan posisi bediri atau duduk penolong harus berdiri dibelakang korban, melingkari pinggang korban dengan kedua tangan dan kemudian kepalkan satu tangan dan letakan satu sisi jempol kepalan tangan pada perut korban sedikit diatas pusar dan di bawah ujung sternum. Pegang erat dan kepalan tangan dengan tangan lainnya. Tekan kepalan tangan keperut denga hentakan uang cepat kearah atas. Setiap hemtakan harus terpisah dan dengan gerakan yang jelas.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://cupu.web.id/membebaskan-sumbatan-jalan-nafas-oleh-benda-asing-dengan-manuver-helimlich/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Apakah berbahaya kalo Tersedak (chocking) ???</title>
		<link>http://cupu.web.id/apakah-berbahaya-kalo-tersedak-chocking/</link>
		<comments>http://cupu.web.id/apakah-berbahaya-kalo-tersedak-chocking/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 14 Feb 2010 15:39:52 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Anatomi dan Patofisiologi]]></category>
		<category><![CDATA[Kuliah]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://cupu.web.id/?p=1020</guid>
		<description><![CDATA[Tersedak adalah tersumbatnya trakea seseorang oleh benda asing, muntah, darah atau cairan lain. Tersedak bias terjadi jika sumber udara tersumbat contoh pada klien tenggelam atau kepalanya ditutup plastic. Tersedak juga bias terjadi jika adaya benda asing disaluran nafas yang menhalangi udara masuk keparu-paru. Tersedak mungkin disebabkan oleh kelainan otot-otot volunteer dalam proses menelan khususnya pada [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;"><strong>Tersedak adalah</strong> tersumbatnya trakea seseorang oleh benda asing, muntah, darah atau cairan lain. Tersedak bias terjadi jika sumber udara tersumbat contoh pada klien tenggelam atau kepalanya ditutup plastic. Tersedak juga bias terjadi jika adaya benda asing disaluran nafas yang menhalangi udara masuk keparu-paru. Tersedak mungkin disebabkan oleh kelainan otot-otot volunteer dalam proses menelan khususnya pada klien dengan penyakit-penyakit (ototrangka) atau persarafannya yatiu penderit adermatomiiositis, miastenia grafis, distrofi otot, polio, kelumpuhan pseudobular dan kelainan otak dan sum-sum tulang belakang seperti penyakit Parkinson dan sklerosis lateral amiotropik. Tersedak merupakan salah satu gejala klini dari dispagia dan terjadi bila ada problem dari bagian proses menelan, misalnya kelemahan otot pipi atau lidah yang menyebabkan kesukaran untuk memindahkan makanan ke sekeliling mulut untuk dikunyah. Makan yang ukurannya sangat besar utuk ditelan akan masuk ke tenggorokkan dan menutup jalan nafas. Kedua, karena ketidak mampuan untuk memulai reflek menelan yang merupakan suatu rangsangan sehingga menyebabkan makanan dan cairan dapat melewati faring dengan aman, seperti adanya gangguan stroke, atau gangguan syaraf lain sehingga terjadi ketidakmampuan utnuk memulai gerakan otot yang dapat memindahkan makanan-makan dari mulut ke lambung. Ketiga, kelemahan otot-otot faring sehingga terjadi ketidak mampuan memindahkan keseluruhan makan ke lambung akibatnya sebagian makanan akan jatuh atau tertarik kedalam saluran nafas (trakea) yang menyebabkan infeksi pada paru-paru.</p>
<p style="text-align: justify;">Jika klien tidak segera ditolong bias terjadi henti nafas dan henti jantung serta dapat menimbulkan kematiaan. Sebagian orang pasti pernah tersedak. Walau kejadian ini dapat diatasi dengan sendirinya namun pada beberapa kasus terssedak dapat menumbulkan kematian, kematian ini dapt terjadi akibat terhambatnya jalur pernafasan. Proses menelan normal ini terjadi dalam waktu 2 detik. Namun pada usia lanjut, menelan yang merupakan aktivitas normal akan menjadi sebuah gangguan, apabila terdapat indikasi penyakit lain yang menyebabkan proses menelan menjadi tehambat.</p>
<p style="text-align: justify;">Gejala klini</p>
<ul style="text-align: justify;">
<li> Tidak terdapat berbicara dan menjerit</li>
</ul>
<ul style="text-align: justify;">
<li> Terjadi sianosis akibat kekurangan oksigen</li>
</ul>
<ul style="text-align: justify;">
<li> Penderita nekat memegangi tenggorokannya</li>
</ul>
<ul style="text-align: justify;">
<li> Batuk melemah, dan pernafasan yang dipasakan menimbulka hempasan yang tinggi</li>
</ul>
<ul style="text-align: justify;">
<li style="text-align: justify;">Orang melakuakn salah satu diatas dan merekapun tidak sadar</li>
</ul>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://cupu.web.id/apakah-berbahaya-kalo-tersedak-chocking/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>normalkah feses atau kotoran anda&#8230;?</title>
		<link>http://cupu.web.id/normalkah-feses-atau-kotoran-anda/</link>
		<comments>http://cupu.web.id/normalkah-feses-atau-kotoran-anda/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 04 May 2009 05:59:33 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Anatomi dan Patofisiologi]]></category>
		<category><![CDATA[Kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[Kuliah]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://cupu.web.id/?p=424</guid>
		<description><![CDATA[feses adalah sisa makanan yang sudah dicerna dan tidak dapat digunakan oleh tubuh untuk diserap dan digunakan sebagai energi dalam tubuh dan makanan bagi sel-sel tubuh. biasanya feses yang normal berwarna coklat terang sampai coklat gelap. berbagai makanan dan obat-obatan mempengaruhi warna feses seperti berikut ini :

protein daging menghasilkan warna coklat gelap
bayam dan sayuran menghasilkan [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;">feses adalah sisa makanan yang sudah dicerna dan tidak dapat digunakan oleh tubuh untuk diserap dan digunakan sebagai energi dalam tubuh dan makanan bagi sel-sel tubuh. biasanya feses yang normal berwarna coklat terang sampai coklat gelap. berbagai makanan dan obat-obatan mempengaruhi warna feses seperti berikut ini :</p>
<ul>
<li>protein daging menghasilkan warna coklat gelap</li>
<li>bayam dan sayuran menghasilkan warna hijau</li>
<li> wortel dan bit menghasilkan warna  merah kokoa, coklat</li>
<li>barium untuk tes feses menghasilkan warna susu<span id="more-424"></span></li>
</ul>
<p>apa bila ada perubahan pada warna normal feses maka bisa di duga adanya kerusakan pada sistem pencernaan anda seperti warna feses menjadi warna hitam karena ada pendarahan di saluran pencernaan, feses berair atau diare karena ada malabsorsi di usus. oleh karena itu kita harus hati-hati dengan perubahan feses dan apa bila terjadi perubahan pada feses anda harap segera memeriksakan ke dokter. untuk mengetahui warna feses yang tidak normal dapat anda download artikel <strong>feses.doc</strong> <a href=" http://www.ziddu.com/download/4592358/feses.doc.html" target="_self">disini</a></p>
<p>referensi</p>
<p>bruner&amp;sudarth,2002, keperawatan medical bedah,EGC:jakarta</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://cupu.web.id/normalkah-feses-atau-kotoran-anda/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>4</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>anatomi dan fisiolgi mulut dan esophagus</title>
		<link>http://cupu.web.id/anatomi-dan-fisiolgi-mulut-dan-esophagus/</link>
		<comments>http://cupu.web.id/anatomi-dan-fisiolgi-mulut-dan-esophagus/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 29 Apr 2009 01:30:20 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Anatomi dan Patofisiologi]]></category>
		<category><![CDATA[Kuliah]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://cupu.web.id/?p=405</guid>
		<description><![CDATA[
1.  Mulut (oris)
Mulut merupakan jalan masuk menuju system pencernaan dan berisis organ  aksesori yang bersifat dalam proses awal pencernaan.
Secara umum terdiri dari 2 bagian yaitu :
1.    Bagian luar (vestibula) yaitu ruang diantara gusi, gigi, bibir dan pipi
2.    Bagian rongga mulut ( bagian ) dalam yaitu rongga yang [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify; padding-left: 30px;"><img class="size-full wp-image-8 alignleft" title="anatomi_mulut" src="http://i554.photobucket.com/albums/jj422/4ndr3_album/anat_mulut.jpg" alt="anatomi_mulut" width="235" height="197" /></p>
<p style="text-align: justify; padding-left: 30px;">1. <strong> Mulut (oris)</strong></p>
<p>Mulut merupakan jalan masuk menuju system pencernaan dan berisis organ  aksesori yang bersifat dalam proses awal pencernaan.<br />
Secara umum terdiri dari 2 bagian yaitu :</p>
<p style="padding-left: 30px;">1.    Bagian luar (vestibula) yaitu ruang diantara gusi, gigi, bibir dan pipi</p>
<p style="padding-left: 30px;">2.    Bagian rongga mulut ( bagian ) dalam yaitu rongga yang dibatasi sisinya oleh tulang maksilaaris, palatum dan mandibularis di sebelah belakang bersambung dengan faring.</p>
<p>Selaput lender mulut ditutupi ephitelium yang ber lapis-lapis , dibawahnya terletak kelenjar-kelenjar halus yang mengeluarkan lendir, selaputini kaya akan pembuluh daraah juga memuat banyak ujung saraf asesoris. Di sebealh luar mulut ditutupi oleh kulit dan di sebelah dalam ditutupi oleh selaput lendir mukosa<br />
Ada beberapa bagian yang perlu diketahui :<span id="more-405"></span></p>
<p style="padding-left: 30px;">1.    Palatum</p>
<p style="padding-left: 60px;">a.    Palatum durum yang tersusun atas tajuk-tajuk palatum dari sebelah depan tulang maksilaris</p>
<p style="padding-left: 60px;">b.    Palatum mole terletak dibelakang yang merupakan lipatan menggantung yang dapat bergerak, terdiri dari jaringan fibrosa dan selaput lendir.</p>
<p>2.    Rongga mulut</p>
<p>a.    Bagian gigi terdapat gigi (anterior) tugasnya memotong yang sangat kuat dan gigi osterior tugasnya menggiling.<br />
Pada umumnya otot-otot pengunyah di persarafi oleh cabang motorik dari saraf cranial ke 5. Dan proses mengunyah di control oleh nucleus dalam batang otak. Perangsangan formasio retikularis dekat pusat batang otak untuk pengecapan dapat menimbulakan pergerakan mengunyah secara ritmis dan kontinu<br />
Mengunyah makanan bersifat penting untuk pencernaan semua makanan, terutama untuk sebagian besar buah dan syur-sayuran mentah karena zat ini mempunyai membrane selulosa yang tidak dapat dicerna diantara bagian-bagian zat nutrisi yang harus di uraikan sebelum dapat digunakan</p>
<p>Manusia memiliki susunan gigi primer dan sekunder</p>
<p>-     Gigi primer, dimulai dari tuang diantara dua gigi depan yang terdiri dari 2 gigi seri, 1 taring, 3 geraham dan untu total keseluruhan 20 gigi</p>
<p>-  Gigi sekunder, terdiri dari 2 gig seri, 1 taring, 2 premoral dan 3 geraham utuk total keseluruhan 32 buah.<br />
Juga gigi ada 2 macam yaitu,<br />
-    Gigi sulung, mulai tumbuh pada anak-anak umur 6-7 bulan<br />
-    Gigi tetap (gigi permanen) tumbuh pada umur 6-18 tahun jumlahnya 32 buah<br />
Fungsi gigi adalah dalam proses matrikasi (pengunyahan). Makanan yang masuk kekedalam mulut di potong menjaid bagian-bagian kecil dan bercamput dengan saliva unutk membentuk bolus makanan yang dapat ditelan</p>
<p>b. lidah<br />
Indera pengecap terdiri dari kurang lebih 50 sel-sel epitel bebrapa diantaranya disebut sel sustentakular dan yang lainnya di sebut sel pengecap. Lidah berfungsi untuk menggerakan makan saat dikunyah atau ditelan. Lidah terdiri dari otot serat lintang dan dilapisi selaput lendir. Dibagian pangkal lidah terdapat epiglottis berfungsi untuk menutup jalan nafas pada waktu menelan supaya makanan tidak masuk kejalan nafas. Kerja otot dapat di gerakkan 3 bagian</p>
<p>o    Radiks lingua = pangkal lidah<br />
o    Dorsum lingua = punggung lidah<br />
o    Apek lingua = ujung lidah<br />
Pada lidah terdapat indera peraba dan perasa<br />
o    Asin dibagian lateral lidah<br />
o    Manis dibagian ujung dan anterior lidah<br />
o    Asam, dibagian lateral lidah<br />
o    Pahit dibagian belakang lidah<br />
3.    Kelenjar ludah<br />
Yaitu kelenjar yang memiliki duktus yaitu duktus duktus wartoni dan duktus stensoni. Kelenjar ii mensekresikan saliva jedalan rongga oral di hasilkan di dalam rongga mulut dipersarafi oleh saraf tak sadar</p>
<p style="padding-left: 30px;">a.    Kelenjar parotis, letaknya dibawah depan dari telinga diantara proses mastoid kiri dan kanan mandibularis    pada duktus stensoni.<br />
b.    Kelenjar submaksilaris terletak dibawah fongga mulut bagian belakang, dukts wartoni<br />
c.    Kelenjar subliingualis, dibawah selaput lendir, bermuara di dasar raongga mulut.<br />
Fungsi saliva<br />
a.    Memudahkan makan utnuk dikunyah oleh gigi dan dibentuk menjado bolus<br />
b.    Mempertahankan bagian mulut dan lidah agar tetap lembab, sehingga memudahkan lidah bergerak utnuk bericara<br />
c.    Mengandung ptyalin dan amylase, suatu enzyme yang dapat mengubah zat tepung menjadi maltose polisakarida<br />
d.    Seperti zat buangan seperti asam urat dan urea serta obat, virus, dan logam, disekresi kedalam saliva<br />
e.    Sebagai zat anti bakteri dan anti body yang berfungsi untuk memberikan rongga oral dan membantu memelihara kesehatan oral serta mencegah kerusakan gigi.</p>
<p>KENDALI SYARAF PADA SALIVA<br />
Aliran saliva dapt dipicu oleh oleh stimulus psikis (pikiran dan makanan), mekanis atau kimiawi. Stimulus dibawa melalui syaraf eferen mekaui syaraf cranial 5,7,9,10 menuju medulla. Semua kelenjar saliva di persyarafi serabut simpati dan para simpatis Kandungan saliva Terdiri dari sekresi serosa 98% air da mengandung amylase serta ion. Juga sekresi mucus yang lebih kental dan lebih sedikit mengandung glikoprotein</p>
<p>2.    FARING<br />
Faring merupakan sauran yang memyiki panajng sekitar 1 cm yang menghubungkan nasal dan rongga mulut kepada laring. Faring dibagi menjadi 3 bagian yaitu nashoparing, oroparing, laringoparing</p>
<p>Nasoparhing terdapt 2 struktur yaitu saluran yang menghubungkan tuba eustachius dan tuba audithory yang menghubungkan nashoparing dengan telinga bagian tengah Oropharing yaitu bagian tengah pharing antara paratum lunak dan tulang hyoid. Pada bagian ini traktus respiratory dan traktus digestif menyilang dimana oropharing merupakan bagian kedua saluran ini. Laryngoparing merupakan posisi terendah dari pharing. Pada bagian ini system respirasi menjadi terpisah dari system digestive. Makan masuk kebagian belakang eshopagus dan udara masuk ke laring. Faring merupakan organ yang menghubungkan rongga mulut dengan kerongkongan didalam lengkung faring terdapat tonsil. Makanan melalui epiglottis lateral melalui resus reformis masuk ke eshofagus tanpa membahayakan jalan udara. Gerakan menelan mencegah masuknya makanan ke jalan udara, pada waktu yang sama jalan udara ditutup sementara. Permulaan menelan, otot mulut da lidah berkontraksi secara bersaman</p>
<p><img class="size-full wp-image-9 alignleft" title="anatomi_cerna" src="http://i554.photobucket.com/albums/jj422/4ndr3_album/anat_cerna.gif" alt="anatomi_cerna" width="204" height="252" /><br />
3.    ESHOPAGUS<br />
Merupakan saluran yang menghubungkan tekak dengan lambung. Fungsi eshopagus menggerakkan makanan dari faring ke lambung panjangnya sekitar 9-25 cm diameter 2,54 cm dari faring sampai pintu masuk kardiak dibawah lambung. Esophagus berawal dari laringoraring melalui hiatus eshopagus.<br />
Esophagus terletak dibelakang trakea depan tulang punggung menembus diafragma masuk keabdomen dan menyambung kelambung.<br />
Lapisan terdiri dari 4 lapisan yaitu mucosa, submucosa , otot dan jaringan ikat regang. Makanan berjalan dalam esophagus dengan gerakkan peristaltic. Mucosa eshopagus memproduksi mucus untuk melumasi dan melindungi eshopagus tetapi eshopagus tidak memproduksi enzim  pencernaan.</p>
<p>Dinding esofagus terdiri dari 4 lapisan, yaitu :</p>
<p>1. Mukosa</p>
<p>Terbentuk dari epitel berlapis gepeng bertingkat yang berlanjut ke faring bagian atas, dalam keadaan normal bersifat alkali dan tidak tahan terhadap isi lambung yang sangat asam</p>
<p>2. Sub Mukosa</p>
<p>Mengandung sel-sel sekretoris yang menghasilkan mukus yang dapat mempermudah jalannya makanan sewaktu menelan dan melindungi mukosa dari cedera akibat zat kimia.</p>
<p>3. muskularis</p>
<p>otot bagian esofagus, merupakan otot rangka. Sedangkan otot pada separuh bagian bawah merupakan otot polos, bagian yang diantaranya terdiri dari campuran antara otot rangka dan otot polos.</p>
<p>4. lapisan bagian luar (Serosa)</p>
<p>Terdiri dari jaringan ikat yang jarang menghubungkan esofagus dengan struktur-struktur yang berdekatan, tidak adanya serosa mengakibatkan penyebaran sel-sel tumor lebih cepat (bila ada kanker esofagus) dan kemungkinan bocor setelah operasi lebih besar.</p>
<p>referensi :</p>
<p>http://rahman-blog.blogspot.com/2008/01/anatomi-sistem-pencernaan.html</p>
<p>http://www.medicastore.com/nutracare/isi_enzym.php?isi_enzym=fisio_cerna</p>
<p>http://healthreference-ilham.blogspot.com/2008/07/kondas-gangguan-esofagus.html</p>
<p>sylvia A.Price dan loraine.2006. M.wilson,patofisiologi konsep klinis penyakit.EGC:jakarta</p>
<p>bruner&amp;sudarth.2002.keperawatan medical bedah.EGC:kedokteran</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://cupu.web.id/anatomi-dan-fisiolgi-mulut-dan-esophagus/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>4</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>anda sering mual dan muntah, bagaimana mekanismenya?</title>
		<link>http://cupu.web.id/anda-sering-mual-dan-muntah-bagaimana-mekanismenya/</link>
		<comments>http://cupu.web.id/anda-sering-mual-dan-muntah-bagaimana-mekanismenya/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 06 Apr 2009 07:23:37 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Anatomi dan Patofisiologi]]></category>
		<category><![CDATA[Kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[Kuliah]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://cupu.web.id/?p=391</guid>
		<description><![CDATA[ketika kita sakit maag atau gastritis kita sering mengalami mual dan muntah, hal ini merupakan gejala awal dari penyakit maag. bagaimana proses terjadinya mual dan muntah itu sendiri?? di jelaskan berikut ini.
Mual yaitu : rasa ingin muntah yang dapat di sebabkan oleh impuls iritasi yang datang dari traktus gastrointestinal, impuls yang berasal dari otak bawah [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;">ketika kita sakit maag atau gastritis kita sering mengalami mual dan muntah, hal ini merupakan gejala awal dari penyakit maag. bagaimana proses terjadinya mual dan muntah itu sendiri?? di jelaskan berikut ini.</p>
<p style="text-align: justify;">Mual yaitu : rasa ingin muntah yang dapat di sebabkan oleh impuls iritasi yang datang dari traktus gastrointestinal, impuls yang berasal dari otak bawah yang berhubungan dengan motion sickness, maupun impuls yang berasal dari korteks serebri untuk memulai muntah.<span id="more-391"></span></p>
<p style="text-align: justify;">Mekanisme mual pada penderita maag atau gastritis:</p>
<p style="text-align: justify; padding-left: 30px;">- Di dalam tubuh kita terjadi peradangan lambung akibat kita makan-makanan yang mengandung alcohol, aspirin, steroid, dan kafein sehingga menyebabkan terjadi iritasi pada lambung dan menyebabkan peradangan di lambung yang diakibatkan oleh tingginya asam lambung .</p>
<p style="text-align: justify; padding-left: 30px;">- Setelah terjadi peradangan lambung maka tubuh akan merangsang pengeluaran zat yang di sebut vas aktif yang menyebabkan permeabilitas kapilier pembuluh daran naik</p>
<p style="text-align: justify; padding-left: 30px;">- Sehingga menyebabkan lambung menjadi edema (bengkak) dan merangsang reseptor tegangan dan merangsang hypothalamus untuk mual.</p>
<p style="text-align: justify;">Muntah yaitu pengeluaran isi lambung/perut melalui esophagus dan mulut karena terjadi kontraksi otot abdominal dan otot dada yang di sertai dengan penurunan diafragma dan di control oleh pusat muntah otak.<br />
Penyebab : infeksi virus, stress, kehamilan obat-obatan</p>
<p style="text-align: justify;">Mekanisme mutah pada penderita maag atau gastritis:</p>
<p style="text-align: justify; padding-left: 30px;">-    Lambung memberikan sinyal ke zona kemoreseptor oleh system syaraf aferen dan s. simpatis sehingga menyebabkan kontraksi antiperistaltik dan menyebabkan makanan kembali ke duodenum dan lambung setelah masuk ke usus<br />
-    Sehingga banyak terkumpul makanan di lambung dan mengganggu kerja lambung dan duodenum sehingga duodenum teregang<br />
-    Akibat duodenum teregang mengakibatkan kontraksi kuat diafragma dan otot dinding abdominal sehingga menyebabkan tekanan di dalam lambung tinggi<br />
-    Setelah itu kita menjadi bernafas dalam dan naiknya tulang lidah dan laring untuk menarik sfingter esophagus bagian atas supaya terbuka<br />
-    Sfingter bagian bawah berelaksasi dan pengeluaran isi lambung melalui esophagus dan keluar. hal Ini disebut muntah</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://cupu.web.id/anda-sering-mual-dan-muntah-bagaimana-mekanismenya/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>9</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>
