<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Health For All</title>
	<atom:link href="http://cupu.web.id/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://cupu.web.id</link>
	<description></description>
	<lastBuildDate>Sat, 13 Mar 2010 10:35:16 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=2.9.2</generator>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
			<item>
		<title>Tips untuk Menurunkan Minus Mata</title>
		<link>http://cupu.web.id/tips-untuk-menurunkan-minus-mata/</link>
		<comments>http://cupu.web.id/tips-untuk-menurunkan-minus-mata/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 13 Mar 2010 10:28:38 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Kesehatan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://cupu.web.id/?p=1076</guid>
		<description><![CDATA[Seperti dikutip dari Eyehealthremedies ada beberapa Metode Bates untuk menurunkan minus mata yang bisa dilakukan, yaitu:
1. Bersembunyi
Latihan penglihatan ini membantu mata untuk rileks dan beristirahat.
Cobalah duduk dengan nyaman di depan meja kemudian taruh beberapa bantal hingga tingginya sejejer mata. Letakkan siku tangan di atas bantal tersebut kemudian tutup mata dengan dua telapak tangan hingga tidak [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Seperti dikutip dari <em>Eyehealthremedies</em> ada beberapa Metode Bates untuk menurunkan minus mata yang bisa dilakukan, yaitu:</p>
<p><strong>1. Bersembunyi</strong><br />
Latihan penglihatan ini membantu mata untuk rileks dan beristirahat.<br />
Cobalah duduk dengan nyaman di depan meja kemudian taruh beberapa bantal hingga tingginya sejejer mata. Letakkan siku tangan di atas bantal tersebut kemudian tutup mata dengan dua telapak tangan hingga tidak ada cahanya yang masuk. Bernapaslah perlahan, santai dan membayangkan dalam kegelapan. Mulailah melakukan hal ini selama 10 menit sebanyak 2-3 kali dalam sehari.</p>
<p><strong>2. Menggoyangkan bola mata</strong><br />
Cobalah berdiri dan fokus pada titik yang jauh, lalu goyangkan bola mata dari kiri dan kanan atau sebaliknya sambil berkedip sebanyak 100 kali setiap hari. Berkedip berguna untuk membersihkan dan melumasi mata.</p>
<p><strong>3. Memilih satu warna dalam satu hari</strong><br />
Pilihlah satu warna berbeda tiap hari dan melihat keluar dengan objek warna yang dipilih sepanjang hari. Ketika melihatnya seseorang akan lebih menyadari warna daripada bentuknya.</p>
<p><strong>4. Berjemur</strong><br />
Cobalah untuk melakukan hal ini sekali dalam sehari. Kegiatan ini membutuhkan hari yang cerah atau cahaya lampu yang bagus.<br />
Caranya tutup mata lalu lihat langsung ke matahari melalui mata tertutup. Sambil melihat matahari, perlahan-lahan gerakkan kepala ke kiri dan ke kanan sampai sejauh yang Anda bisa hingga hampir menyentuh pundak. Hal ini membantu membawa lebih banyak sirkulasi darah ke leher. Lakukan hal ini selama 3-5 menit.</p>
<p><strong>5. Menggeser penglihatan</strong><br />
Banyak orang yang menghabiskan waktu untuk menatap layar komputer di depan wajahnya. Cobalah untuk menggeser penglihatan Anda pada tenunan kain di lengan baju, poster di dinding atau pohon di seberang jalan. Hal ini dapat membantu meningkatkan penglihatan periferal dan dapat membantu rabun jauh, rabun dekat dan masalah penglihatan lainnya. Bahkan pada beberapa kasus bisa menghilangkan katarak.</p>
<p>Dr William Bates memberikan tips agar saat melakukan senam mata melepaskan kacamata atau kontak lensa agar merasa lebih nyaman dan santai. Ketika melakukan latihan ini cobalah untuk sangat berkonsentrasi pada mata sehingga hasilnya lebih maksimal.</p>
<p>sumber:</p>
<p><a href="http://health.detik.com/read/2010/03/12/145336/1317190/766/metode-bates-untuk-menurunkan-minus-mata">Metode Bates untuk Menurunkan Minus Mata</a></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://cupu.web.id/tips-untuk-menurunkan-minus-mata/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Ginjal Manusia, Penyakit dan Penanganannya</title>
		<link>http://cupu.web.id/ginjal-manusia-penyakit-dan-penanganannya-2/</link>
		<comments>http://cupu.web.id/ginjal-manusia-penyakit-dan-penanganannya-2/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 12 Mar 2010 02:48:51 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[Kuliah]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://cupu.web.id/?p=1066</guid>
		<description><![CDATA[Apa fungsi ginjal kita ?
Kedua ginjal kita adalah organ penting yang melakukan berbagai fungsi  untuk menjaga darah tetap bersih dan seimbang secara kimiawi. Pemahaman  mengenai cara kerja ginjal dapat membantu kita menjaga kesehatan.
Ginjal kita adalah organ berbentuk lonjong, masing-masing berukuran  serupa dengan kepalan tangan. Organ tersebut terletak dekat pertengahan  punggung, pas [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong><img class="aligncenter" title="ginjal" src="http://i586.photobucket.com/albums/ss308/indfyz/ginjal001.jpg" alt="ginjal" width="400" height="320" />Apa fungsi ginjal kita ?</strong></p>
<p>Kedua ginjal kita adalah organ penting yang melakukan berbagai fungsi  untuk menjaga darah tetap bersih dan seimbang secara kimiawi. Pemahaman  mengenai cara kerja ginjal dapat membantu kita menjaga kesehatan.</p>
<p>Ginjal kita adalah organ berbentuk lonjong, masing-masing berukuran  serupa dengan kepalan tangan. Organ tersebut terletak dekat pertengahan  punggung, pas di bawah kerangka tulang rusuk. Ginjal adalah mesin  pendaurulang yang canggih. Setiap hari, ginjal kita menguraikan kurang  lebih 200 liter darah untuk menyaring sekitar dua liter bahan ampas dan  air berlebihan. Bahan ampas dan air berlebihan menjadi air seni, yang  mengalir ke kandung kemih melalui pembuluh yang disebut ureter. Kandung  kemih kita menyimpan air seni sampai kita buang air kecil.</p>
<p>Bahan ampas dalam darah kita berasal dari penguraian jaringan aktif  secara normal dan dari makanan yang kita konsumsi. Tubuh kita memakai  makanan untuk tenaga dan memperbaiki diri. Setelah tubuh kita sudah  mengambil apa yang dibutuhkan dari makanan, bahan ampas dikirim ke  darah. Bila ginjal kita tidak menghilangkannya, bahan ampas ini akan  bertumpuk dalam darah dan merusak tubuh kita.</p>
<p>Proses penyaringan terjadi di unsur sangat kecil di dalam ginjal kita  yang disebut nefron. Setiap ginjal mengandung kurang lebih sejuta  nefron. Dalam nefron, sebuah glomerulus – pembuluh darah yang sangat  kecil, atau kapiler – berjalin dengan pembuluh pengumpulan air seni yang  sangat kecil, yang disebut tubul. Penggantian kimia yang rumit terjadi,  dengan bahan ampas dan air keluar dari darah dan masuk ke sistem air  seni.</p>
<p>Pada awal, tubul tersebut menerima gabungan bahan ampas dan bahan kimia  yang masih berguna untuk tubuh kita. Ginjal kita membagikan bahan kimia  misalnya zat natrium, fosforus dan kalium, dan mengembalikan bahan  tersebut ke tubuh. Dengan cara ini, ginjal kita mengatur tingkat bahan  kimia tersebut di tubuh kita. Keseimbangan yang tepat dibutuhkan untuk  kehidupan, dan apabila berlebihan dapat berdampak buruk.</p>
<p>Selain menghilangkan bahan ampas, ginjal kita mengeluarkan tiga hormon  yang penting:<br />
• eritropoietin, atau EPO, yang merangsang sumsum tulang untuk membuat  sel darah merah<br />
• renin, yang mengatur tekanan darah<br />
• kalsitriol, bentuk aktif vitamin D, yang membantu menahan zat kalsium  untuk tulang, dan untuk keseimbangan kimia yang normal dalam tubuh</p>
<p><strong>Mengapa ginjal gagal?</strong></p>
<p>Sebagian besar penyakit ginjal menyerang nefron, mengakibatkan  kehilangan kemampuannya untuk menyaring. Kerusakan pada nefron dapat  terjadi secara cepat, sering sebagai akibat pelukaan atau keracunan.  Tetapi kebanyakan penyakit ginjal menghancurkan nefron secara perlahan  dan diam-diam. Kerusakan hanya tertampak setelah beberapa tahun atau  bahkan dasawarsa. Sebagian besar penyakit ginjal menyerang kedua buah  ginjal sekaligus.</p>
<p>Dua penyebab penyakit ginjal yang paling lazim adalah diabetes dan  tekanan darah yang tinggi. Bila ada keluarga kita mempunyai riwayat  masalah ginjal, kita mungkin berisiko penyakit ginjal.</p>
<p><strong>Nefropati diabetes</strong></p>
<p>Diabetes adalah penyakit yang menghambat penggunaan glukosa (gula) oleh  tubuh. Bila ditahan dalam darah dan tidak diuraikan, glukosa dapat  bertindak seperti racun. Kerusakan pada nefron akibat glukosa dalam  darah yang tidak dipakai disebut nefropati diabetes. Bila kita dapat  menahan tingkat glukosa dalam darah tetap rendah, kita dapat menunda  atau mencegah nefropati diabetes.</p>
<p><strong>Tekanan darah tinggi</strong></p>
<p>Tekanan darah yang tinggi dapat merusakkan pembuluh darah kecil dalam  ginjal. Pembuluh yang rusak tidak dapat menyaring bahan ampas dari darah  sebagaimana mestinya.</p>
<p>Dokter mungkin meresepkan obat darah tinggi. Obat darah tinggi disebut  penghambat enzim mengubah angiotensin (angiotensin-converting enzyme/ACE  inhibitor) dan penghalang reseptor angiotensin (angiotensin receptor  blocker/ARB) ditemukan lebih efektif untuk melindungi ginjal  dibandingkan obat lain yang mengurangi tekanan darah pada tingkat yang  sama. National Institutes of Health di AS mengusulkan orang dengan  diabetes atau fungsi ginjal yang rendah agar menahan tekanan darahnya di  bawah 130/80.<br />
<strong>Penyakit glomerular</strong></p>
<p>Beberapa jenis penyakit ginjal digolongkan dalam kategori ini, termasuk  penyakit autoimun, penyakit terkait infeksi, dan penyakit sklerotik.  Sesuai dengan namanya, penyakit glomerular menyerang pembuluh darah yang  sangat kecil (glomeruli) dalam ginjal. Penyakit glomerular primer yang  paling lazim termasuk nefropati selaput (membranous nephropathy),  nefropati IgA, dan glomerularsklerosis segmental fokal (focal segmental  glomerulosclerosis). Protein, darah, atau keduanya dalam ari seni sering  kali menjadi tanda pertama penyakit ini. Penyakit glomerular dapat  merusakkan fungsi ginjal secara perlahan. Pengaturan tekanan darah  adalah penting untuk semua penyakit ginjal. Pengobatan untuk penyakit  glomerular dapat termasuk obat penekan imun atau steroid untuk  mengurangi peradangan dan proteinuria (protein dalam air seni),  tergantung pada penyakit.</p>
<p><strong>Penyakit ginjal bawaan</strong></p>
<p>Beberapa penyakit ginjal berasal dari faktor bawaan, Contohnya, penyakit  ginjal polikistis (polycystic kidney disease/PKD) adalah kelainan  genetis dengan banyak kista tumbuh di ginjal. Kista PKD secara bertahap  dapat mengganti banyak massa ginjal, mengurangi fungsi ginjal dan  mengakibatkan kegagalan ginjal.</p>
<p>Beberapa masalah ginjal dapat tampak saat bayi masih berkembang dalam  kandungan. Contoh termasuk PKD autosomal recessive, bentuk PKD yang  jarang, dan masalah perkembangan lain yang mengganggu pembentukan nefron  secara normal. Tanda penyakit ginjal pada anak beragam. Seorang anak  mungkin bertumbuh sangat pelan, dapat sering muntah, atau mungkin  mengalami nyeri pada punggung atau pinggang. Beberapa penyakit ginjal  dapat “diam” selama beberapa bulan atau bahkan tahun.</p>
<p>Bila anak kita mempunyai penyakit ginjal, dokter anak seharusnya  menemukannya waktu pemeriksaan berkala. Tanda pertama masalah ginjal  mungkin tekanan darah tinggi, jumlah sel darah merah yang rendah  (anemia), atau darah atau protein dalam air seninya. Bila dokter  menemukan satu saja dari masalah ini, tes lanjutan mungkin  dibutuhkan,termasuk tes darah atau air seni tambahan, atau rontgen. Pada  beberapa kasus, dokter mungkin harus melakukan biopsi – mengambil  sepotong kecil dari ginjal untuk diperiksa dengan mikroskop.</p>
<p>Beberapa penyakit ginjal bawaan mungkin baru terdeteksi setelah dewasa.  Jenis PKD yang paling umum dulu disebut sebagai “PKD dewasa” karena  gejala tekanan darah yang tinggi dan kegagalan ginjal baru muncul  setelah pasien berusia 20-an atau 30-an tahun. Tetapi dengan  perkembangan dengan teknologi diagnosis, sekarang dokter dapat menemukan  kista pada anak dan remaja sebelum muncul gejala.</p>
<p><strong>Penyebab penyakit ginjal yang  lain</strong></p>
<p>Keracunan dan trauma, misalnya pukulan berat langsung pada ginjal, dapat  mengakibatkan penyakit ginjal.</p>
<p>Beberapa obat, termasuk obat tanpa resep, dapat meracuni ginjal bila  sering dipakai selama jangka waktu yang panjang. Produk yang  menggabungkan aspirin, asetaminofen, dan obat lain misalnya ibuprofen  ditemukan paling berbahaya untuk ginjal. Bila kita sering memakai obat  menawar nyeri, sebaiknya kita membahas dengan dokter untuk memastikan  bahwa tidak berisiko untuk ginjal kita.</p>
<p><strong>Bagaimana kegagalan ginjal  terjadi?</strong></p>
<p>Banyak faktor yang mempengaruhi kecepatan kegagalan ginjal yang belum  dipahami secara penuh. Para peneliti masih meneliti bagaimana protein  dalam makanan dan tingkat kolesterol dalam darah mempengaruhi fungsi  ginjal.</p>
<p><strong>Kegagalan ginjal akut</strong></p>
<p>Beberapa masalah ginjal terjadi cepat, misalnya kecelakaan yang melukai  ginjal. Kehilangan banyak darah dapat menyebabkan kegagalan ginjal  secara tiba-tiba. Beberapa obat dan racun dapat menghentikan pekerjaan  ginjal. Penurunan fungsi ginjal secara tiba-tiba ini disebut sebagai  kegagalan ginjal akut (acute renal failure/ARF).</p>
<p>ARF dapat mengakibatkan kehilangan fungsi ginjal secara permanen. Tetapi  bila ginjal tidak dirusakkan secara berat, kegagalan ginjal ini mungkin  pulih.</p>
<p><strong>Penyakit ginjal kronis</strong></p>
<p>Namun, kebanyakan masalah ginjal terjadi secara perlahan. Kita dapat  mengalami penyakit ginjal yang “diam” selama bertahun-tahun. Kehilangan  fungsi ginjal secara bertahap ini disebut penyakit ginjal kronis  (chronic kidney disease/CKD). Orang dengan CKD dapat melanjut menjadi  kegagalan ginjal secara permanen. Mereka juga berisiko tinggi terhadap  kematian akibat stroke atau serangan jantung.</p>
<p><strong>Penyakit ginjal stadium akhir</strong></p>
<p>Kegagalan ginjal keseluruhan atau hampir keseluruhan secara permanen  disebut penyakit ginjal stadium akhir (end-stage renal disease/ESRD).  Orang dengan ESRD harus melakukan dialisis atau pencangkokan untuk  bertahan hidup.</p>
<p><strong>Apa tanda penyakit ginjal?</strong></p>
<p>Orang dengan penyakit ginjal stadium awal umumnya tidak merasa sakit  sama sekali.</p>
<p>Bila penyakit ginjal kita menjadi semakin berat, kita mungkin buang air  kecil lebih sering atau lebih jarang. Kita mungkin merasa lemas atau  gatal. Kita dapat kehilangan nafsu makan atau mengalami mual dan muntah.  Tangan dan kaki kita dapat bengkak atau menjadi mati rasa. Kita mungkin  mengantuk atau mengalami kesulitan dalam konsentrasi. Kulit kita dapat  menjadi berwarna lebih gelap. Kita mungkin kejang.</p>
<p><strong>Tes medis apa yang dipakai oleh  dokter untuk mendeteksi penyakit ginjal?</strong></p>
<p>Karena kita dapat mempunyai penyakit ginjal tanpa gejala, mungkin dokter  kita pertama kali mendeteksikan masalah melalui tes darah dan air seni  secara berkala. National Kidney Foundation di AS mengusulkan dilakukan  tiga tes sederhana untuk skrining penyakit ginjal: tekanan darah; tes  noda untuk protein atau albumin dalam air seni (proteinuria); dan  hitungan glomerular filtration rate (GFR) berdasarkan ukuran kreatinin  serum. Pengukuran nitrogen urea dalam darah (blood urea nitrogen/BUN)  menyediakan informasi lebih lanjut.</p>
<p><strong>Pengukuran tekanan darah</strong></p>
<p>Tekanan darah yang tinggi dapat mengakibatkan penyakit ginjal. Tekanan  darah yang tinggi juga dapat menjadi tanda bahwa ginjal kita sudah mulai  rusak. Satu-satunya cara untuk mengetahui apakah tekanan darah kita  ternyata tinggi adalah untuk minta tekanan diukur oleh petugas kesehatan  yang profesional dengan alat khusus. Hasilnya dicatat dalam dua angka.  Angka atas, yang disebut tekanan sistolik, menandai tekanan saat jantung  kita berdenyut. Angka bawah, yang disebut tekanan diastolik,  menunjukkan tekanan saat jantung beristirahat antardenyut. Tekanan darah  kita dianggap normal bila tetap di bawah 120/80 (disebut sebagai “120  di atas 80”). NHLBI mengusulkan bahwa orang dengan penyakit ginjal  memakai semua terapi yang dibutuhkan, termasuk perubahan pada pola hidup  dan pengobatan, agar tekanan darah tidak melebihi 130/80.</p>
<p><strong>Mikroalbuminuria dan proteinuria</strong></p>
<p>Ginjal yang sehat menghilangkan bahan ampas dari darah tetapi protein  tetap ditinggalkan. Ginjal yang rusak dapat gagal memisahkan protein  darah yang disebut albumin dari bahan ampas. Pada awal, hanya sedikit  albumin mungkin bocor sampai ke air seni, kondisi yang disebut  mikroalbuminuria, sebuah tanda bahwa fungsi ginjal memburuk. Sebagaimana  fungsi ginjal semakin rusak, jumlah albumin dan protein lain dalam air  seni semakin meningkat, kondisi yang disebut proteinuria. Dokter mungkin  akan memakai dipstik sebagai tes untuk protein dalam contoh air seni  yang diambil di klinik. Warna dipstik menunjukkan keberadaan atau  ketidakberadaan proteinuria.</p>
<p>Sebuah tes untuk protein atau albumin dalam air seni yang lebih peka  mencakup tes laboratorium dan hitungan rasio protein:kreatinin atau  albumin:kreatinin. Tes ini harus dipakai untuk mendeteksikan penyakit  ginjal pada orang berisiko tinggi, terutama dengan diabetes. Bila tes  laboratorium kita menunjukkan tingkat protein yang tinggi, sebaiknya  dilakukan tes ulang 1-2 minggu kemudian. Bila tes kedua juga menunjukkan  tingkat protein yang tinggi, kita mempunyai proteinuria persisten, dan  membutuhkan tes lanjutan untuk mengukur fungsi ginjal.</p>
<p><strong>Glomerular Filtration Rate (GFR)  berdasarkan ukuran kreatinin</strong></p>
<p>GFR adalah hitungan yang menandai tingkat efisiensi penyaringan bahan  ampas dari darah oleh ginjal. Hitungan GFR yang umum membutuhkan  suntikan zat pada aliran darah yang kemudian diukur pada pengambilan air  seni 24 jam. Baru-baru ini, para ilmuwan menemukan bahwa GFR dapat  dihitung tanpa suntikan atau pengambilan air seni. Hitungan baru ini  hanya membutuhkan pengukuran tingkat kreatinin dalam contoh darah.</p>
<p>Kreatinin adalah bahan ampas dalam darah yang dihasilkan oleh penguraian  sel otot secara normal selama kegiatan. Ginjal yang sehat menghilangkan  kreatinin dari darah dan memasukkannya pada air seni untuk dikeluarkan  dari tubuh. Bila ginjal tidak bekerja sebagaimana mestinya, kreatinin  bertumpuk dalam darah.</p>
<p>Dalam laboratorium, darah kita akan dites untuk menentukan ada berapa  miligram kreatinin dalam satu desiliter darah (mg/dL). Tingkat kreatinin  dalam darah dapat berubah-ubah, dan setiap laboratorium mempunyai nilai  normal sendiri, umumnya 0,6-1,2mg/dL. Bila tingkat kreatinin sedikit di  atas batas atas nila normal ini, kita kemungkinan tidak akan merasa  sakit, tetapi tingkat yang lebih tinggi ini adalah tanda bahwa ginjal  kita tidak bekerja dengan kekuatan penuh. Satu rumusan untuk  mengestimasikan fungsi ginjal adalah menyamakan tingkat kreatinin  1,7mg/dL untuk kebanyakan laki-laki dan 1,4mg/dL untuk kebanyakan  perempuan sebagai 50% fungsi ginjal normal. Tetapi karena tingkat  kreatinin begitu berubah-ubah, dan dapat dipengaruhi oleh makanan,  hitungan GFR adalah lebih tepat untuk menentukan apakah kita mempunyai  fungsi ginjal yang rendah.</p>
<p>Hitungan GFR baru memakai ukuran kreatinin kita bersamaan dengan berat  badan, usia, dan nilai ditentukan untuk jenis kelamin dan ras. Beberapa  laboratorium dapat menghitung GFR saat tingkat kreatinin diukur, dan  memasukkannya pada laporan.</p>
<p><strong>Blood Urea Nitrogen (BUN)</strong></p>
<p>Darah kita mengangkat protein pada sel di seluruh tubuh kita. Setelah  sel memakai protein, sisa bahan ampas dikembalikan ke darah sebagai  urea, sebuah senyawa yang mengandung nitrogen. Ginjal yang sehat  menghilangkan urea dari darah dan memasukkannya ke air seni. Bila ginjal  kita tidak bekerja dengan baik, urea itu akan tetap dalam darah.</p>
<p>Satu desiliter darah normal mengandung 7-20mg urea. Bila BUN kita lebih  dari 20mg/dL, ginjal kita mungkin tidak bekerja dengan kekuatan penuh.  Penyebab lain BUN tinggi yang mungkin termasuk dehidrasi dan kegagalan  jantung.</p>
<p>Bila tes darah dan air seni menunjukkan kehilangan fungsi ginjal, dokter  mungkin akan mengusulkan tes tambahan untuk membantu menentukan  penyebab masalah.</p>
<p><strong>Tes tambahan untuk penyakit  ginjal</strong></p>
<p><strong>Gambar ginjal (renal imaging)</strong>. Menggambarkan ginjal dapat  dilakukan dengan ultrasound, CT scan, atau MRI scan. Alat ini paling  membantu untuk mencari pertumbuhan yang abnormal atau tersumbatnya  aliran air seni.</p>
<p><strong>Biopsi ginjal</strong>. Dokter mungkin ingin memeriksa sepotong kecil  jaringan ginjal kita dengan mikroskop. Untuk mengambil contoh jaringan  ini, harus dilakukan biopsi ginjal – tindakan yang dilakukan di rumah  sakit. Sebuah jarum kecil dimasukkan melalui kulit kita di belakang  ginjal. Jarum itu mengambil serat jaringan berukuran 1-2cm. Untuk  tindakan ini, kita harus tengkurap pada meja dan menerima pembiusan  lokal untuk mematirasakan kulit. Contoh jaringan akan membantu dokter  menentukan masalah di tingkat sel.</p>
<p><strong>Apa stadium penyakit ginjal?</strong></p>
<p>GFR kita adalah tanda terbaik untuk menunjukkan kesehatan ginjal. Pada  2002, National Kidney Foundation AS menerbitkan pedoman pengobatan yang  menetapkan lima stadium CKD berdasarkan ukuran GFR yang menurun. Pedoman  tersebut mengusulkan tindakan yang berbeda untuk masing-masing stadium  penyakit ginjal.</p>
<ul>
<li>Risiko CKD meningkat. GFR 90 atau lebih dianggap  normal. Bahkan dengan GFR normal, kita mungkin berisiko lebih tinggi  terhadap CKD bila kita diabetes, mempunyai tekanan darah yang tinggi,  atau keluarga kita mempunyai riwayat penyakit ginjal. Semakin tua kita,  semakin tinggi risiko. Orang berusia di atas 65 tahun dua kali lipat  lebih mungkin mengembangkan CKD dibandingkan orang berusia di antara 45  dan 65 tahun. Orang Amerika keturunan Afrika lebih berisiko  mengembangkan CKD.</li>
</ul>
<ul>
<li>Stadium 1: Kerusakan ginjal dengan GFR normal (90 atau  lebih). Kerusakan pada ginjal dapat dideteksi sebelum GFR mulai menurun.  Pada stadium pertama penyakit ginjal ini, tujuan pengobatan adalah  untuk memperlambat perkembangan CKD dan mengurangi risiko penyakit  jantung dan pembuluh darah.</li>
</ul>
<ul>
<li>Stadium 2: Kerusakan ginjal dengan penurunan ringan pada  GFR (60-89). Saat fungsi ginjal kita mulai menurun, dokter akan  memperkirakan perkembangan CKD kita dan meneruskan pengobatan untuk  mengurangi risiko masalah kesehatan lain.</li>
</ul>
<ul>
<li>Stadium 3: Penurunan lanjut pada GFR (30-59). Saat CKD  sudah berlanjut pada stadium ini, anemia dan masalah tulang menjadi  semakin umum. Kita sebaiknya bekerja dengan dokter untuk mencegah atau  mengobati masalah ini.</li>
</ul>
<ul>
<li>Stadium 4: Penurunan berat pada GFR (15-29). Teruskan  pengobatan untuk komplikasi CKD dan belajar semaksimal mungkin mengenai  pengobatan untuk kegagalan ginjal. Masing-masing pengobatan membutuhkan  persiapan. Bila kita memilih hemodialisis, kita akan membutuhkan  tindakan untuk memperbesar dan memperkuat pembuluh darah dalam lengan  agar siap menerima pemasukan jarum secara sering. Untuk dialisis  peritonea, sebuah kateter harus ditanam dalam perut kita. Atau mungkin  kita ingin minta anggota keluarga atau teman menyumbang satu ginjal  untuk dicangkok.</li>
</ul>
<ul>
<li>Stadium 5: Kegagalan ginjal (GFR di bawah 15). Saat ginjal  kita tidak bekerja cukup untuk menahan kehidupan kita, kita akan  membutuhkan dialisis atau pencangkokan ginjal.</li>
</ul>
<p>Selain memantau GFR, tes darah dapat menunjukkan apakah zat-zat tertentu  dalam darah kurang berimbang. Bila tingkat fosforus atau kalium mulai  naik, sebuah tes darah akan mendesak dokter untuk menangani masalah ini  sebelum mempengaruhi kesehatan kita secara permanen.</p>
<p><strong>Apa yang dapat kita lakukan terkait  penyakit ginjal?</strong></p>
<p>Sayangnya, penyakit ginjal kronis sering tidak dapat disembuhkan. Tetapi  bila kita pada stadium awal penyakit ginjal, kita mungkin dapat menahan  fungsi ginjal lebih lama dengan mengambil beberapa langkah tertentu.  Kita juga sebaiknya memastikan bahwa risiko serangan jantung dan stroke  dikurangi, karena pasien CKD rentan terhadap masalah ini.</p>
<ul>
<li>Jika  kita diabetes, mengawasi dan mengendalikan tingkat glukosa dalam darah  secara ketat. Bahas pengobatan terkini dengan dokter.</li>
</ul>
<ul>
<li>Hindari obat penawar nyeri yang dapat memperburuk penyakit  ginjal. Bahas dengan dokter sebelum mulai penggunaan obat atau jamu apa  pun.</li>
</ul>
<p><strong>Tekanan darah</strong></p>
<p>Orang dengan fungsi ginjal yang rendah (tingkat kreatinin dalam darah  yang tinggi, atau pengeluaran kreatinin yang rendah) harus mengendalikan  tekan darah, dan penghambat ACE atau ARB harus termasuk dalam  pengobatannya. Banyak orang membutuhkan dua atau lebih macam obat untuk  menahan tekanan darah di bawah 130/80. Obat diuretik adalah tambahan  penting pada penghambat ACE atau ARB.</p>
<p><strong>Diet</strong></p>
<p>Orang dengan fungsi ginjal yang rendah harus sadar bahwa beberapa bagian  dari diet yang normal dapat memperburuk kegagalan ginjal.</p>
<p><strong>Protein</strong>. Protein adalah penting untuk tubuh kita. Protein  membantu tubuh kita memperbaiki otot dan melawan penyakit. Kita  mendapatkan sebagian besar protein dari daging. Seperti dibahas di atas,  ginjal yang sehat menghilangkan bahan ampas dari darah tetapi  meninggalkan protein. Ginjal yang rusak tidak memisahkan protein dari  bahan ampas.</p>
<p>Beberapa dokter mengusulkan pasien untuk membatasi jumlah protein yang  dikonsumsi agar pekerjaan ginjalnya dikurangi. Tetapi kita tidak dapat  menghindari protein secara keseluruhan. Kita mungkin harus konsultasi  dengan ahli gizi untuk membentuk rencana pola makan yang tepat.</p>
<p><strong>Kolesterol</strong>. Satu masalah lagi yang mungkin terkait dengan  kegagalan ginjal adalah tingkat kolesterol yang terlalu tinggi dalam  darah. Tingkat kolesterol yang tinggi dapat disebabkan oleh konsumsi  makanan tinggi lemak.</p>
<p>Kolesterol dapat menumpuk pada dinding dalam di pembuluh darah. Tumpukan  ini meningkatkan beban pada jantung dalam memompa darah melalui  pembuluh dan dapat mengakibatkan serangan jantung dan stoke.</p>
<p><strong>Merokok</strong>. Merokok tidak hanya meningkatkan risiko penyakit ginjal,  tetapi juga meningkatkan kematian akibat stroke dan serangan jantung  pada orang dengan CKD. Kita sebaiknya mencoba berhenti merokok.</p>
<p><strong>Zat natrium</strong>. Zat natrium adalah bahan kimia yang ditemukan pada  garam dan makanan lain. Natrium dalam makanan kita dapat meningkatkan  tekanan darah, jadi kita sebaiknya menghindari makanan yang mengandung  tingkat natrium yang tinggi.</p>
<p><strong>Zat kalium</strong>. Zat kalium adalah mineral yang ditemukan secara alami  di banyak buahan dan sayuran, misalnya jeruk, kentang, pisang, buah  kering, buncis kering dan kacang. Ginjal yang sehat mengatur tingkat zat  kalium dalam darah, dan membuang kelebihannya. Ginjal yang sakit  mungkin tidak berhasil menghilangkan kalium yang berlebih, dan dengan  fungsi ginjal yang sangat buruk, tingkat kalium yang tinggi dapat  mempengaruhi denyut jantung.</p>
<p><strong>Mengobati anemia</strong></p>
<p>Anemia terjadi karena darah tidak mempunyai cukup sel darah merah. Sel  ini adalah penting karena mereka mengangkat oksigen ke seluruh tubuh.  Bila kita anemia, kita akan merasa kelelahan dan kelihatan pucat. Ginjal  yang sehat membuat hormon EPO, yang merangsang tulang untuk membuat sel  darah merah. Ginjal yang sakit mungkin tidak mampu membuat EPO dalam  jumlah yang cukup. Kita mungkin membutuhkan suntikan EPO.</p>
<p><strong>Persiapan untuk penyakit ginjal  stadium akhir (ESRD)</strong></p>
<p>Sebagaimana penyakit ginjal kita berlanjut, kita harus mengambil  beberapa keputusan. Kita harus belajar mengenai pilihan untuk mengobati  ESRD agar kita dapat mengambil keputusan berdasarkan informasi yang  lengkap dan benar antara hemodialisis, dialisis peritonea, dan  pencangkokan.</p>
<p><strong>Apa yang terjadi bila ginjal  kita gagal total?</strong></p>
<p>Kegagalan ginjal yang total dan yang tidak dapat dipulihkan kadang  disebut penyakit ginjal stadium akhir (ESRD). Bila ginjal kita berhenti  bekerja sama sekali, tubuh kita diisi dengan air tambahan dan bahan  ampas. Kondisi ini disebut uremia. Tangan dan kaki mungkin bengkak. Kita  akan merasa lelah dan lemas karena tubuh kita membutuhkan darah yang  bersih untuk berfungsi sebagaimana mestinya.</p>
<p>Uremia yang tidak diobati dapat mengarah pada kejang atau koma, dan  akhirnya akan mengakibatkan kematian. Bila ginjal kita berhenti bekerja  secara keseluruhan, kita akan membutuhkan dialisis atau pencangkokan  ginjal.</p>
<p><strong>Dialisis</strong></p>
<p>Dua bentuk dialisis utama adalah hemodialisis dan dialisis peritonea.  Pada hemodialisis, darah kita dialihkan melalui penyaringan yang  menghilangkan bahan ampas. Darah bersih dikembalikan ke tubuh kita.  Hemodialisis umumnya dilakukan pada pusat dialisis tiga kali seminggu  untuk 3-4 jam.</p>
<p>Pada dialisis peritonea, sejenis cairan dimasukkan pada perut. Cairan  ini menangkap bahan ampas dari darah kita. Setelah beberapa jam, cairan  ini yang mengandung bahan ampas tubuh kita dibuang. Kemudian, sekantong  cairan baru diinfus ke perut. Kita dapat melakukan dialisis peritonea  sendiri. Bila kita memakai dialisis peritonea yang berlangsung secara  terus-menerus sebagai rawat jalan (continuous ambulatory peritoneal  dialysis/CAPD), kita harus mengganti cairan empat kali sehari. Ada  bentuk dialisis peritonea lain, yang disebut dialisis peritonea  terus-menerus bersiklus (continuous cycling peritoneal dialysis/CCPD),  yang dapat dilakukan pada malam hari dengan alat yang mengosongkan dan  mengisi kembali perut secara otomatis.</p>
<p><strong>Pencangkokan</strong></p>
<p>Sebuah ginjal yang dapat disumbangkan oleh donor tanpa nama yang baru  saja meninggal atau dari orang yang masih hidup, umumnya sanak saudara.  Ginjal yang kita terima harus cocok dengan tubuh kita. Semakin mirip  ginjal baru dengan kita, semakin tidak mungkin sistem kekebalan tubuh  akan menolaknya. Sistem kekebalan tubuh kita melindungi kita dari  penyakit dengan melawan apa saja yang dianggap ‘asing’ atau bukan bagian  normal dari tubuh kita. Oleh karena itu, sistem kekebalan tubuh kita  akan melawan dengan ginjal yang tampaknya terlalu ‘asing’. Kita akan  memakai obat khusus untuk membantu ‘menipu’ sistem kekebalan tubuh  sehingga ginjal yang dicangkok tidak ditolak.</p>
<p><strong>Harapan melalui riset</strong></p>
<p>Sebagaimana pemahaman kita mengenai penyebab kegagalan ginjal bertambah,  maka kemampuan kita untuk meramalkan dan mencegah penyakit ini juga  akan bertambah. Penelitian baru menunjukkan bahwa pengendalian diabetes  dan tekanan darah yang tinggi secara intensif dapat mencegah atau  menunda permulaan penyakit ginjal.</p>
<p>Di bidang genetik, para peneliti sudah mengenal dua gen yang menyebabkan  bentuk PKD yang paling lazim, dan mengetahui bahwa seseorang harus  mempunyai kelainan pada dua gen PKD1 untuk mengembangkan PKD. Para  peneliti juga menemukan bahwa ada gen di cacing bulat yang persis sama  dengan gen PKD1. Pengetahuan baru ini akan dipakai untuk mencari terapi  yang efektif untuk mencegah atau mengobati PKD.</p>
<p>Di bidang pencangkokan, obat baru untuk membantu tubuh kita menerima  jaringan asing meningkatkan kemungkinan ginjal yang dicangkok akan tetap  bertahan dan berfungsi sebagaimana mestinya. Para ilmuwan juga  mengembangkan teknik baru untuk memicu toleransi untuk jaringan asing  pada pasien sebelum mereka menerima organ cangkokan. Teknik ini akan  menghilangkan atau mengurangi kebutuhan akan obat penekan kekebalan dan  dengan demikian mengurangi biaya dan kerumitan. Di masa depan, ada  harapan bahwa para ilmuwan dapat mengembangkan ginjal buatan untuk  pencangkokan.</p>
<p><strong>Garis dasar</strong></p>
<ul>
<li>Ginjal kita adalah orang penting yang membersihkan darah dan  menjaga keseimbangan darah kita secara kimia</li>
</ul>
<ul>
<li>Kelanjutan pada penyakit ginjal dapat diperlambat, tetapi  tidak selalu dapat dipulihkan</li>
</ul>
<ul>
<li>Penyakit ginjal stadium akhir (ESRD) adalah kehilangan  fungsi ginjal secara keseluruhan</li>
</ul>
<ul>
<li>Dialisis dan pencangkokan dapat memperpanjang kehidupan  orang dengan ESRD</li>
<li>Diabetes dan tekanan darah yang tinggi adalah dua penyebab utama  kegagalan ginjal</li>
</ul>
<ul>
<li>Kita sebaiknya periksa ke spesialis penyakit ginjal secara  berkala bila kita mempunyai penyakit ginjal</li>
</ul>
<ul>
<li>Penyakit ginjal kronis (CKD) meningkatkan risiko serangan  jantung dan stroke</li>
</ul>
<ul>
<li>Bila kita mengalami penyakit ginjal stadium awal, kita  mungkin dapat melindungi sisa fungsi ginjal selama bertahun-tahun  dengan:</li>
</ul>
<p>•  mengawasi glukosa dalam darah<br />
•  mengawasi tekanan darah<br />
•  memakai diet protein rendah<br />
•  menjaga tingkat kolesterol yang sehat dalam darah<br />
•  memakai penghambat ACE atau ARB<br />
•  berhenti merokok</p>
<p>sumber:</p>
<p><a href="http://www.kaskus.us/showthread.php?t=3524474">Mengenal Ginjal Manusia &amp; Penyakit Serta Penanganannya</a> ditulis oleh <a href="http://www.kaskus.us/member.php?u=374268">volxyone</a></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://cupu.web.id/ginjal-manusia-penyakit-dan-penanganannya-2/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Kebiasaan Kecil Pemicu DIABETES</title>
		<link>http://cupu.web.id/kebiasaan-kecil-pemicu-diabetes/</link>
		<comments>http://cupu.web.id/kebiasaan-kecil-pemicu-diabetes/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 25 Feb 2010 02:32:38 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Kesehatan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://cupu.web.id/?p=1048</guid>
		<description><![CDATA[berikut ini kebiasaan2 kecil yang sering kita lakukan yang tanpa di sadari bisa memicu penyakit diabetes.

Teh manis

Penjelasannya sederhana. Tingginya asupan gula menyebabkan kadar gula  darah melonjak tinggi. Belum risiko kelebihan kalori. Segelas teh manis  kira-kira mengandung 250-300 kalori (tergantung kepekatan). Kebutuhan  kalori wanita dewasa rata-rata adalah 1..900 kalori per hari (tergantung  [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>berikut ini kebiasaan2 kecil yang sering kita lakukan yang tanpa di sadari bisa memicu penyakit diabetes.</p>
<ul>
<li><strong>Teh manis</strong></li>
</ul>
<p>Penjelasannya sederhana. Tingginya asupan gula menyebabkan kadar gula  darah melonjak tinggi. Belum risiko kelebihan kalori. Segelas teh manis  kira-kira mengandung 250-300 kalori (tergantung kepekatan). Kebutuhan  kalori wanita dewasa rata-rata adalah 1..900 kalori per hari (tergantung  aktivitas). Dari teh manis saja kita sudah dapat 1.000-1.200 kalori.  Belum ditambah tiga kali makan nasi beserta lauk pauk. Patut diduga  kalau setiap hari kita kelebihan kalori. Ujungnya: obesitas dan  diabetes.<br />
Pengganti: Air putih, teh tanpa gula, atau batasi konsumsi gula tidak  lebih dari dua sendok teh sehari.</p>
<ul>
<li><strong>Gorengan</strong></li>
</ul>
<p>Karena bentuknya kecil, satu gorengan tidak cukup buat kita. Padahal  gorengan adalah salah satu faktor risiko tinggi pemicu penyakit  degeneratif, seperti kardiovaskular, diabetes melitus, dan stroke.  Penyebab utama penyakit kardiovaskular (PKV) adalah adanya penyumbatan  pembuluh darah koroner, dengan salah satu faktor risiko utamanya adalah  dislipidemia. Dislipidemia adalah kelainan metabolisme lipid yang  ditandai dengan peningkatan kadar kolesterol total, LDL (kolesterol  jahat) dan trigliserida, serta penurunan kadar HDL (kolesterol baik)  dalam darah. Meningkatnya proporsi dislipidemia di masyarakat disebabkan  kebiasaan mengonsumsi berbagai makanan rendah serat dan tinggi lemak,  termasuk gorengan.<br />
Pengganti: Kacang Jepang, atau pie buah.</p>
<ul>
<li><strong>Suka ngemil</strong></li>
</ul>
<p>Kita mengira dengan membatasi makan siang atau malam bisa menghindarkan  diri dari obesitas dan diabetes. Karena belum kenyang, perut diisi  dengan sepotong atau dua potong camilan seperti biskuit dan keripik  kentang. Padahal, biskuit, keripik kentang, dan kue-kue manis lainnya  mengandung hidrat arang tinggi tanpa kandungan serta pangan yang  memadai. Semua makanan itu digolongkan dalam makanan dengan glikemik  indeks tinggi. Sementara itu, gula dan tepung yang terkandung di  dalamnya mempunyai peranan dalam menaikkan kadar gula dalam darah.<br />
Pengganti: Buah potong segar.</p>
<ul>
<li><strong>Kurang tidur</strong></li>
</ul>
<p>Jika kualitas tidur tidak didapat, metabolisme jadi terganggu. Hasil  riset para ahli dari University of Chicago mengungkapkan, kurang tidur  selama 3 hari mengakibatkan kemampuan tubuh memproses glukosa menurun  drastis. Artinya, risiko diabetes meningkat.. Kurang tidur juga dapat  merangsang sejenis hormon dalam darah yang memicu nafsu makan. Didorong  rasa lapar, penderita gangguan tidur terpicu menyantap makanan berkalori  tinggi yang membuat kadar gula darah naik.<br />
Solusi: Tidur tidak kurang dari 6 jam sehari, atau sebaiknya 8 jam  sehari.</p>
<ul>
<li><strong>Malas beraktivitas fisik</strong></li>
</ul>
<p>Badan Kesehatan Dunia (WHO) mengatakan, kasus diabetes di negara-negara  Asia akan naik hingga 90 persen dalam 20 tahun ke depan. &#8220;Dalam 10 tahun  belakangan, jumlah penderita diabetes di Hanoi, Vietnam, berlipat  ganda.. Sebabnya? Di kota ini, masyarakatnya lebih memilih naik motor  dibanding bersepeda,&#8221; kata Dr Gauden Galea, Penasihat WHO untuk Penyakit  Tidak Menular di Kawasan Pasifik Barat.<br />
Kesimpulannya, mereka yang sedikit aktivitas fisik memiliki risiko  obesitas lebih tinggi dibanding mereka yang rajin bersepeda, jalan kaki,  atau aktivitas lainnya.<br />
Solusi: Bersepeda ke kantor.</p>
<ul>
<li><strong>Sering stres</strong></li>
</ul>
<p>Stres sama seperti banjir, harus dialirkan agar tidak terjadi banjir  besar. Saat stres datang, tubuh akan meningkatkan produksi hormon  epinephrine dan kortisol supaya gula darah naik dan ada cadangan energi  untuk beraktivitas. Tubuh kita memang dirancang sedemikian rupa untuk  maksud yang baik. Namun, kalau gula darah terus dipicu tinggi karena  stres berkepanjangan tanpa jalan keluar, sama saja dengan bunuh diri  pelan-pelan.<br />
Solusi: Bicaralah pada orang yang dianggap bermasalah, atau ceritakan  pada sahabat terdekat.</p>
<ul>
<li><strong>Kecanduan rokok</strong></li>
</ul>
<p>Sebuah penelitian di Amerika yang melibatkan 4.572 relawan pria dan  wanita menemukan bahwa risiko perokok aktif terhadap diabetes naik  sebesar 22 persen. Disebutkan pula bahwa naiknya risiko tidak cuma  disebabkan oleh rokok, tetapi kombinasi berbagai gaya hidup tidak sehat,  seperti pola makan dan olahraga.<br />
Pengganti: Permen bebas gula. Cara yang lebih progresif adalah mengikuti  hipnoterapi. Pilihlah ahli hipnoterapi yang sudah berpengalaman dan  bersertifikat resmi.</p>
<ul>
<li><strong>Menggunakan pil kontrasepsi</strong></li>
</ul>
<p>Kebanyakan pil kontrasepsi terbuat dari kombinasi hormon estrogen dan  progestin, atau progestin saja. Pil kombinasi sering menyebabkan  perubahan kadar gula darah. Menurut dr Dyah Purnamasari S, Sp PD, dari  Divisi Metabolik Endokrinologi RSCM, kerja hormon pil kontrasepsi  berlawanan dengan kerja insulin. Karena kerja insulin dilawan, pankreas  dipaksa bekerja lebih keras untuk memproduksi insulin. Jika terlalu lama  dibiarkan, pankreas menjadi letih dan tidak berfungsi dengan baik.<br />
Solusi: Batasi waktu penggunaan pil-pil hormonal, jangan lebih dari 5  tahun.</p>
<ul>
<li><strong>Takut kulit jadi hitam</strong></li>
</ul>
<p>Menurut jurnal Diabetes Care, wanita dengan asupan tinggi vitamin D dan  kalsium berisiko paling rendah terkena diabetes tipe 2. Selain dari  makanan, sumber vitamin D terbaik ada di sinar matahari. Dua puluh menit  paparan sinar matahari pagi sudah mencukupi kebutuhan vitamin D selama  tiga hari. Beberapa penelitian terbaru, di antaranya yang diterbitkan  oleh American Journal of Epidemiology, menyebutkan bahwa vitamin D juga  membantu keteraturan metabolisme tubuh, termasuk gula darah.<br />
Solusi: Gunakan krim tabir surya sebelum &#8220;berjemur&#8221; di bawah sinar  matahari pagi selama 10-15 menit.</p>
<ul>
<li><strong>Keranjingan soda</strong></li>
</ul>
<p>Dari penelitian yang dilakukan oleh The Nurses&#8217; Health Study II terhadap  51.603 wanita usia 22-44 tahun, ditemukan bahwa peningkatan konsumsi  minuman bersoda membuat berat badan dan risiko diabetes melambung  tinggi. Para peneliti mengatakan, kenaikan risiko itu terjadi karena  kandungan pemanis yang ada dalam minuman bersoda. Selain itu, asupan  kalori cair tidak membuat kita kenyang sehingga terdorong untuk minum  lebih banyak.<br />
Pengganti: Jus dingin tanpa gula.</p>
<p>Sumber:</p>
<p><a href="http://www.kaskus.us/showthread.php?t=2557308">10 kebiasaan kecil pemicu diabetes</a></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://cupu.web.id/kebiasaan-kecil-pemicu-diabetes/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Arti Logo dalam Lingkaran Merah Pada Obat</title>
		<link>http://cupu.web.id/arti-logo-dalam-lingkaran-merah-pada-obat/</link>
		<comments>http://cupu.web.id/arti-logo-dalam-lingkaran-merah-pada-obat/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 24 Feb 2010 03:30:59 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Kesehatan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://cupu.web.id/?p=1045</guid>
		<description><![CDATA[Pernahkah anda memperhatikan logo obat yang ada di kemasan obat yang anda konsumsi atau anda beli? Perhatikan dengan seksama pada kemasan obat yang anda beli. Obat dapat dibagi menjadi 4 golongan yaitu :

Obat Bebas (hijau)
Obat bebas adalah obat yang dijual bebas di pasaran dan dapat dibeli tanpa resep dokter. Tanda khusus pada kemasan dan etiket [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img class="alignleft" title="obat" src="http://i586.photobucket.com/albums/ss308/indfyz/obat.jpg" alt="" width="250" height="250" />Pernahkah anda memperhatikan logo obat yang ada di kemasan obat yang anda konsumsi atau anda beli? Perhatikan dengan seksama pada kemasan obat yang anda beli. Obat dapat dibagi menjadi 4 golongan yaitu :</p>
<ul>
<li>Obat Bebas (hijau)</li>
<p>Obat bebas adalah obat yang dijual bebas di pasaran dan dapat dibeli tanpa resep dokter. Tanda khusus pada kemasan dan etiket obat bebas adalah lingkaran hijau dengan garis tepi berwarna hitam. Contoh : Parasetamol.</p>
<li>Obat Bebas Terbatas (biru)</li>
<p>Obat bebas terbatas adalah obat yang sebenarnya termasuk obat keras tetapi masih dapat dijual atau dibeli bebas tanpa resep dokter, dan disertai dengan tanda peringatan. Tanda khusus pada kemasan dan etiket obat bebas terbatas adalah lingkaran biru dengan garis tepi berwarna hitam. Contoh : CTM.</p>
<li>Obat Keras dan Psikotropika</li>
<p>Obat keras adalah obat yang hanya dapat dibeli di apotek dengan resep dokter. Tanda khusus pada kemasan dan etiket adalah huruf K dalam lingkaran merah dengan garis tepi berwarna hitam. Contoh : Asam Mefenamat. Obat psikotropika adalah obat keras baik alamiah maupun sintetis bukan narkotik, yang berkhasiat psikoaktif melalui pengaruh selektif pada susunan saraf pusat yang menyebabkan perubahan khas pada aktivitas mental dan perilaku. Contoh : Diazepam, Phenobarbital.</p>
<li>Obat Narkotika</li>
<p>Obat narkotika adalah obat yang berasal dari tanaman atau bukan tanaman baik sintetis maupun semi sintetis yang dapat menyebabkan penurunan atau perubahan kesadaran, hilangnya rasa, mengurangi sampai menghilangkan rasa nyeri dan menimbulkan ketergantungan. Contoh : Morfin, Petidin.</ul>
<p>Sumber:<br />
<a href="http://www.kaskus.us/showthread.php?t=3447288">Logo biru, hijau dan K dalam lingkaran merah pada obat</a></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://cupu.web.id/arti-logo-dalam-lingkaran-merah-pada-obat/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Fakta-Fakta dibalik Konsumsi Telur</title>
		<link>http://cupu.web.id/fakta-fakta-dibalik-konsumsi-telur/</link>
		<comments>http://cupu.web.id/fakta-fakta-dibalik-konsumsi-telur/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 23 Feb 2010 02:24:10 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Kesehatan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://cupu.web.id/?p=1041</guid>
		<description><![CDATA[TELUR memang mengandung kolesterol yang cukup tinggi, 213 miligram per butir. Karena itu, makanan sumber protein ini sebelumnya pernah dinyatakan sebagai penyebab utama penyakit jantung. Pada faktanya, kolesterol dari makanan bukanlah penyebab utama penyumbatan arteri, tapi lemak jenuh dan lemak trans.
Risiko penyakit jantung dari sarapan sehat satu ini lebih disebabkan oleh campurannya, khususnya mentega, yang [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img class="alignleft" title="telur" src="http://i586.photobucket.com/albums/ss308/indfyz/telur.jpg" alt="" width="225" height="225" />TELUR memang mengandung kolesterol yang cukup tinggi, 213 miligram per butir. Karena itu, makanan sumber protein ini sebelumnya pernah dinyatakan sebagai penyebab utama penyakit jantung. Pada faktanya, kolesterol dari makanan bukanlah penyebab utama penyumbatan arteri, tapi lemak jenuh dan lemak trans.</p>
<p>Risiko penyakit jantung dari sarapan sehat satu ini lebih disebabkan oleh campurannya, khususnya mentega, yang mempunyai kandungan lemak jenuh lebih tinggi dibandingkan telur itu sendiri. Karena itu, Anda bisa menekan jumlah lemak jenuh dengan mengonsumsi telur rebus.</p>
<p>Para pakar menyatakan bahwa telur mengandung nutrisi sehat dan secara umum aman jika dibatasi satu butir sehari. Selain itu, cobalah mengurangi kolesterol dari makan lainnya, seperti daging. Anda sebaiknya mengonsumsi tidak lebih dari 300 miligram kolesterol per hari.</p>
<p>Berikut beberapa fakta menarik seputar telur:</p>
<ul>
<li>Cegah gangguan penglihatan. Kuning telur mengandung lutein dan zeaxanthin, dua antioksidan yang membantu mencegah macular degeneration, penyebab utama kebutaan. Macular degeneration merupakan gangguan penglihatan di pusat penglihatan (macula) akibat kerusakan retina.</li>
<li>Telur mengandung bakteri salmonella. Karena itu, ada baiknya menghindari produk yang mengandung telur mentah, termasuk milkshake dan adonan kue. Untuk memastikan telur bebas dari bakteri, masaklah di suhu 160 derajat sebelum dikonsumsi.</li>
<li>Kolesterol hanya terdapat dalam kuning telur, bukan di putih telur.</li>
<li>Telur merupakan sumber yang baik untuk mendapatkan protein, besi, dan seng. Akan tetapi, telur kurang kandungan serat.</li>
<li>Sebutir telur menyediakan 12 persen (6 gram) dari rekomendasi protein harian Anda.</li>
<li>Noda hijau pada telur yang telah direbus tidak berbahaya dan bukan pertanda keracunan bakteri.</li>
<li>Semakin segar telur, semakin sulit dikupas.</li>
<li>Sebutir telur mengandung sekitar 75 kalori.</li>
<li>Kandungan choline dalam telur berfungsi mendukung perkembangan otak dan memori pada janin serta orang dewasa.</li>
<li>Telur mengandung vitamin A, B12, D dan E, tapi tidak mengandung vitamin C.</li>
</ul>
<p>The National Academy of Sciences menganjurkan bahwa perempuan hamil sebaiknya mengonsumsi 450 gram choline per hari. Jumlah ini setara dengan dua butir telur. Satu butir telur, termasuk kuning telur, mengandung sekitar 250 miligram choline.</p>
<p>Satu butir telur berukuran besar mengandung 6.25 gram protein, 75 kalori dan 13 vitamin essensial, juga mengandung mineral. Sebagian besar protein ada di dalam putih telur, sementara vitamin, mineral dan lemaknya terkadung di dalam carotenoid atau pigmen kuning yang ada pada kuning telur. Selain itu, kuning telur juga mengandung kolesterol.</p>
<p>Cara terbaik menikmati telur :</p>
<ul>
<li>Menikmati telur mata sapi, omelet atau frittata (omelet Italia dengan sayuran dan daging yang dipotong dadu)</li>
<li>Campur telur dengan campuran dari tuntunan piramida makanan (Food Guide Pyramid) untuk membuat berbagai macam makanan.</li>
<li>Mengkombinasi telur dengan sisa sayuran, pasta atau ayam agar makanan menjadi lebih kreatif dan mudah, tidak mahal dan penuh nutrisi</li>
</ul>
<p>Hilangkan Resiko Penyakit Food-Bourne.<br />
Foodborne adalah penyakit yang disebabkan karena mengkonsumsi makanan atau minuman yang tercemar. Dalam situs Agrinews Online, Foodborne disease disebabkan oleh berbagai macam mikroorganisme atau mikroba patogen yang mengkontaminasi makanan, jadi terdapat bermacam-macam infeksi foodborne disease.</p>
<p>Selain itu, zat kimia beracun, atau zat berbahaya lain dapat menyebabkan foodborne disease jika zat-zat tersebut terdapat dalam makanan. Makanan yang berasal baik dari hewan maupun tumbuhan dapat berperan sebagai media pembawa mikroorganisme penyebab penyakit pada manusia.</p>
<p>Untuk mencegah food bourne saat hendak mengonsumsi telur, baiknya:</p>
<ul>
<li>Cuci tangan sebelum dan sesudah memegang telur mentah</li>
<li>Pisahkan telur mentah dari amkanan lainnya, khususnya dari makanan yang tidak perlu dimasak- Simpan telur di dalam kardus karton di tempat yang paling dingin di lemari es</li>
<li>Masak telur dan menghidangkannya dengan segera, ketika masak telur harus pada suhu 160 derajat Fahrenheit</li>
</ul>
<p>Manfaat Telur bagi Kesehatan</p>
<p>TELUR merupakan makanan bergizi dan mudah diperoleh dengan harga terjangkau. Telur mengandung kadar protein, vitamin serta mineral tinggi. Anda cemas akan kandungan lemaknya? Jangan khawatir, telur hanya mengandung sedikit lemak jenuh. Karena itu, jika ingin makanan yang cepat saji, telur bisa menjadi pilihan Anda. Berikut beberapa manfaat yang bisa Anda peroleh dengan mengkonsumsi telur.</p>
<ul>
<li>Menjaga kesehatan otak</li>
</ul>
<p>Telur kaya akan choline yang sangat penting bagi kesehatan. Choline ini merupakan komponen kunci dari struktur yang mengandung lemak di sel-sel membran, yang kelenturan dan integritasnya bergantung pada persediaan choline. Dua molekul menyerupai lemak di otak, phosphatidylcholine dan sphingomyelin, tesusun dari choline. Kedua zat ini mengisi sebagian besar massa otak. Karne itu, choline sangat penting bagi fungsi otak dan kesehatan.</p>
<p>Selain itu, choline juga berperan sebagai molekul penting dalam proses yang dikenal dengan nama methylation. Banyak aktivitas-aktivitas kimia penting di dalam tubuh dibuat oleh proses ini. Dalam proses ini, kelompok methyl akan ditransfer dari satu tempat ke tempat lain. Sebagai contoh, gen-gen di dalam tubuh bisa dihidupkan dan dimatikan dengan cara ini, dan sel-sel menggunakan methylation untuk mengirimkan pesan ke depan dan ke belakang. Choline mengandung 3 kelompok methyl yang sangat aktif dalam proses ini.</p>
<p>Choline juga merupakan komponen kunci dari acetylcholine, sebuah neurotransmitter yang membawa pesan dari dan ke saraf-saraf. Acetylcholine merupakan zat kimia utama tubuh yang berperan dalam mengirimkan pesan antara saraf-saraf dan otot-otot.</p>
<p>Kandungan choline dalam telur juga efektif mencegah peradangan. Berdasarkan laporan para peneliti Yunani di American Journal of Clinical Nutrition, seperti yang dikutip situs whfoods.com, mereka yang rata-rata mengkonsumsi choline dalam jumlah tinggi mengalami tanda-tanda peradangan 20% lebih rendah dibandingkan dengan mereka yang mempunyai asupan choline terendah.</p>
<ul>
<li>Sebutir telur saat sarapan turunkan berat badan</li>
</ul>
<p>Dalam sebuah studi, 160 laki-laki dan perempuan obesitas dibagi menjadi 2 kelompok secara acak. Salah satu kelompok diminta makan 2 butir telur saat sarapan sedangkan kelompok yang satunya diminta mengkonsumsi roti bagel dengan jumlah kalori dan berat yang sama (dua faktor pengontrol yang digunakan studi-studi yang mengukur tingkat kekenyangan dan penurunan berat badan). Para partisipan makan menu ini 5 hari dalam seminggu selama 8 minggu, sebagai bagian dari diet rendah lemak.</p>
<p>Hasil penelitian menunjukkan, dibandingkan dengan mereka yang makan bagel, kelompok yang makan telur:</p>
<p>* Mengalami penurunan berat badan hampir dua kali lipat dibandingkan dengan mereka yang makan bagel, mereka rata-rata mengalami kehilangan berat badan sebesar 3 kg sedangkan yang makan bagel 1.75 kg.<br />
* Mengalami pengurangan ukuran lingkar pinggang 83% lebih besar<br />
* Melaporkan peningkatan jumlah energi yang lebih besar.</p>
<p>Anda tidak perlu cemas dengan kadar kolesterol. Dari studi tersebut, dari kedua kelompok tidak ditemukan adanya perbedaan yang berarti dalam hal kadar total kolesterol baik HDL, kolesterol jahat LDL, serta kadar trigliserida.</p>
<ul>
<li>Telur dan jantung sehat</li>
</ul>
<p>Selain berperan dalam fungsi otak dan sistem saraf, choline juga baik bagi kesehatan jantung. Hal ini karena kandungan vitamin B dalam coline membantu mengubah homocysteine, molekul yang bisa merusak pembuluh darah, menjadi substansi yang justru menguntungkan bagi tubuh. Telur juga merupakan sumber vitamin B12, jenis vitamin B, yang sangat berperan dalam proses pengubahan homocysteine menjadi molekul-molekul yang aman bagi tubuh.</p>
<p>Telur mengandung kolesterol tinggi. Semua kolesterol ini berada pada kuning telur. Hal ini menyebabkan para pakar kesehatan menyarankan orang agar menghindari telur. Tetapi hal ini terjadi di masa lalu. Sekarang, pakar nutrisi menyatakan, mereka yang mengikuti pola diet rendah lemak bisa mengkonsumsi 1 atau 2 butir telur sehari tanpa mengalami perubahan kadar kolesterol yang berarti di dalam darah.</p>
<p>Informasi ini didukung oleh data statistik berdasarkan 224 studi mengenai diet yang dilakukan selama 25 tahun. Studi-studi ini mempelajari hubungan antara diet dan kadar kolesterol pada lebih dari 8000 subjek. Para peneliti menemukan, bukan kolesterol yang mempengaruhi kadar kolesterol darah tetapi lemak jenuh merupakan faktor yang paling berpengaruh.</p>
<p>Selain tidak mempengaruhi kadar kolesterol secara signifikan, penelitian terbaru juga menunjukkan bahwa mengkonsumsi telur bisa memperbaiki kadar lipid (kolesterol) seseorang yang kadar kolesterolnya naik saat makan makanan kaya kolesterol.</p>
<ul>
<li>Telur cegah pengentalan darah</li>
</ul>
<p>Mengkonsumsi telur bisa menurunkan risiko serangan jantung atau stroke dengan membantu mencegah pengentalan darah. Sebuah studi yang dipublikasikan di Biological and Pharmaceutical Bulletin menemukan, protein dalam kuning telur tidak hanya potensial menghambat penyatuan darah tetapi juga memperpanjang waktu pengubahan fibrinogen, protein darah, menjadi benang-benag fibrin. Cara kerja protein anti pengentalan darah yang ditemukan pada kuning telur ini, bergantung pada jumlah konsumsi. Semakin banyak jumlah konsumsi kuning telur maka aksi pencegahan pengentalan darah semakin kuat.</p>
<ul>
<li>Telur cegah gangguan penglihatan akibat usia dan katarak</li>
</ul>
<p>Telur kaya akan lutein, komponen yang sangat bagus untuk mata. Telur bahkan lebih banyak mengandung lutein dibandingkan dengan sayur-sayuran hijau seperti bayam (yang telah dipertimbangkan sebagai sumber diet yang kaya lutein). Hal ini dibuktikan oleh beberapa studi. Ada juga studi yang menunjukkan bahwa lutein yang terdapat pada kuning telur lebih mudah diserap dibandingkan lutein dari sayuran atau suplemen.</p>
<ul>
<li>Telur melindungi penglihatan tanpa meningkatkan kolesterol</li>
</ul>
<p>Dua studi yang dipublikasikan di Journal of Nutrition menambah bukti baru pada teori yang menyatakan bahwa satu telur sehari merupakan sumber karotenoid, yaitu lutein dan zeaxanthin, yang bisa mengurangi risiko alami<br />
age-related macular degeneration (AMD). Lutein dan zeaxanthin yang terdapat pada kuning telur mudah diserap ke dalam retina.</p>
<p><strong>Jadi, tidak ada salahnya menambah satu butir telur sehari ke dalam daftar diet Anda. </strong></p>
<p><strong>sumber:</strong></p>
<p><a href="http://www.kaskus.us/showthread.php?t=3440169" target="_blank">Fakta-Fakta dibalik Mengkonsumsi Telur</a></p>
<p>gambar diambil dari http://www.anakku.net/wp-content/uploads/images/stories/gede/telur.jpg</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://cupu.web.id/fakta-fakta-dibalik-konsumsi-telur/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>
