Persiapan prabedah penting sekali untuk memperkecil risiko operasi karena hasil akhir suatu pembedahan sangat bergantung pada penilaian keadaan penderita dan persiapan prabedah. Tindakan umum yang dilakukan setelah diputuskan melakukan pembedahan adalah untuk mempersiapkan penderita agar penyulit pasca bedah dapat dicegah sebanyak mungkin.

Pada prinsipnya bedah anak berbeda dari dewasa. Bedah anak adalah suatu usaha agar anak dapat terbentuk serta tumbuh dan berkembang normal sedangkan bedah dewasa adalah usaha mengembalikan anatomi dan atau fungsi organ agar kembali normal.

1. Persiapan mental
Pada bayi factor takut belum disadari, tetapi rasa takut yang dialami oleh orangtua sangat besar. Rasa takut ini berupa takut terhadap prosedur yang dijalani bayinya, kemungkinan cacat atau kematian. Sehingga pada pasien bayi, factor menenangkan orang tua dengan cara member ikan pengertian merupakan keharusan. Dalam hal ini hubungan baik antara keluarga, dokter dan perawat sangat menentukan. Kecemasan ini adalah reaksi normal yang dapat dihadapi dengan sikap terbuka dan penerangan yang cukup. Atas dasar pengertian, keluarga dapat memberiakn persetujuan dan izin untuk pembedahan (informed consent).

2. Persiapan fisik
Pada bedah bayi waspadai bahaya kedinginan, terlebih jika tersedia incubator yang hangat. Bayi dapat di bungkus dengan kertas alumunium terutama waktu transportasi. Letak bayi harus tepat agar tidak terjadi bahaya pneumonia aspirasi, dislokasi sendi, atau kesulitan nafas. Persiapan lain adalah jalan nafas yang baik, tidak ada gangguan sirkulasi, keseimbangan cairan dan elektrolit, dan tidak ada factor gangguan darah.

3. Keseimbangan cairan dan elektrolit
Umumnya bayi tidak boleh minum sebelum operasi. Pemberian cairan intravena di perlukan untuk mencegah dehidrasi. Kebutuhan cairan ini harus meliputi kebutuhan elektrolit, keseimbangan asam basa, dan kebutuhan kalori. Pemeriksaan darah sedapat mungkin dilakukan dengan metode mikro yang hanya memerlukan contoh darah kapiler dari ujung jari dan dapat dilakukan berulang-ulang tanpa resiko phlebitis.

untuk asuhan keperawatannya bisa anda klik disini

sumber :
- asuhan keperawatan pediatrik
- buku ajar ilmu bedah
- asuhan keperawatan doengoes
- keperawatan medikal bedah

Category: Kuliah, Kumpulan Askep
You can follow any responses to this entry through the RSS 2.0 feed. You can leave a response, or trackback from your own site.
4 Responses
  1. pakdejack says:

    tak download ya mas..

  2. Infopemula says:

    sbenernya kurang paham nih
    tapi saya yakin suatu saat pasti berguna :D
    jadi makasih buat info-nya & salam kenal

  3. Reeven says:

    Wah wah wah nama web na lucu ^_^ Lam knl ja mas ^_^ thx udh mampir ke indowaps ^_^

  4. admin says:

    iyah mas supaya tetap dikenang di pembaca blogger hehe….

    cupu itu ada singkatannya mas yaitu

    cupu= care giver and universal precaution untill dead peace

Leave a Reply

XHTML: You can use these tags: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

CommentLuv Enabled